Saturday, April 7, 2012
tempat impian
Ini terjadi saat saya baru berumur sekitar 5 tahun dan masih saya ingat sampai sekarang. Waktu itu masa2 menjelang natal, seperti biasa produk2 fast food amerika pada umumnya menawarkan paket2 yang bertemakan dengan peristiwa tersebut. Di sebuah malam sehabis pulang dari gereja saya mendapat kado natal mobil2an dan sekotak dunkin donuts dari ibu saya, dari Sinterklas dia bilang. Sewajarnya anak2 5 tahun, kado mainan adalah umroh hahaha. Saya memainkannya dengan berbagai gaya, kesana kemari sampai akhirnya capek dan pengen makan donat. Kotak kecil yang sebelumnya tidak memberi ketertarikan pada saya tersebut kemudian saya keluarkan dari tas plastik yang membungkusnya. Ternyata kardusnya bergambar, sangat menarik, dikardus itu dilukiskan santa claus dengan rombongan rusanya terbang di atas sebuah rumah kayu di tengah hutan cemara bersalju, membelah taburan bintang-bintang di langit. Kemudian saya bertanya pada ibu saya, ini dimana tempatnya buk? ayo kita ke sana. Ibu saya cuma menjawab, itu jauh le. Mendengar kata jauh, hasrat bertanya saya mendadak hilang, tapi ketertarikan saya pada gambar itu tidak pernah berubah, bahkan sampai sekarang, hampir 14 tahun setelah kardus bergambar itu dibuang di tong sampah depan rumah.
Jika ada yang bertanya kepada saya apakah kamu punya tempat impian? Saya akan menjawab "Ya, sebuah rumah di tengah hutan cemara di kardus dunkin donuts."
Apakah kalian juga punya tempat impian?
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment